![]() |
| Foto : Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin saat melihat kondisi Dermaga Labuhan Haji |
LOMBOK TIMUR, IndepthNTB – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, atau yang akrab disapa H. Iron, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dermaga Labuan Haji pada Senin (12/1/2026). Sidak ini bertujuan memastikan kondisi aset daerah pasca kemenangan hukum tetap (inkracht) pemerintah dalam sengketa lahan dengan PT NSL.
Namun di lokasi, Bupati menemukan pemandangan yang tidak sesuai harapan. Kapal dan alat berat milik PT NSL masih memenuhi area dermaga. Padahal, berdasarkan putusan pengadilan, status lahan dan dermaga telah dikembalikan sepenuhnya kepada Pemerintah Daerah (Pemda).
"Barang-barang mereka masih bersandar di sini, padahal kontrak sudah habis," tegas H. Iron di hadapan awak media.
Ia menegaskan, secara legalitas, Dermaga Labuan Haji sudah tidak lagi dalam sengketa. Keputusan Mahkamah Agung (MA) telah menolak seluruh upaya hukum yang diajukan PT NSL, mulai dari tingkat kasasi hingga Peninjauan Kembali (PK).
"Kasasinya sudah selesai, PK-nya juga sudah selesai. Bahkan sampai Peninjauan Kembali pun dia tetap kalah. Jadi sekarang sudah clear, aset ini sepenuhnya kembali ke tangan daerah," tegasnya.
Bupati menyayangkan sikap PT NSL yang dinilai abai dan mengulur waktu untuk mengosongkan lokasi, meski Pemda telah tiga kali mengirimkan surat teguran.
"Kita tidak diam... Tapi sampai sidak hari ini, peringatan itu belum juga diindahkan," ungkap H. Iron.
Menyikapi kebuntuan ini, Bupati memberikan peringatan keras dan akan segera berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Langkah terpadu akan digandengkan dengan Pengadilan, Kepolisian, dan Kejaksaan untuk memastikan pengosongan dilakukan dengan dasar hukum yang kuat.
"Ini kita lakukan supaya tindakan pengosongan nantinya punya dasar hukum yang kuat dan seragam di lapangan," tambahnya.
Di akhir pernyataannya, H. Iron menegaskan bahwa Dermaga Labuan Haji adalah aset strategis yang siap dikelola. Pemerintah akan mengevaluasi pemanfaatannya, apakah untuk sektor logistik atau wisata bahari, yang paling memberikan manfaat bagi kemajuan daerah.
"Kita lihat mana yang lebih bermanfaat bagi daerah, apakah wisata atau logistik, itu yang kita dahulukan," pungkas Bupati.(INTB)
