Pemakaman Kenegaraan Ayatollah Khamenei Dimulai Jumat Ini, 35 Juta Umat Diperkirakan Hadir



TEHERAN, IndepthNTB – Iran memulai rangkaian pemakaman kenegaraan untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada hari Jumat (4/7/2026), hampir lima bulan setelah ia tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di kompleks kediamannya pada akhir Februari lalu.

Prosesi pemakaman akan berlangsung selama enam hari berturut-turut hingga 9 Juli, mencakup tiga kota suci di Iran dan dua kota di Irak. Berikut jadwal lengkapnya:

· 4–5 Juli – Tehran: Upacara pembukaan di Lapangan Besar Musala Tehran, diikuti prosesi menuju Universitas Tehran.

· 6 Juli – Tehran: Prosesi akhir di ibu kota sebelum jenazah diterbangkan ke Qom.

· 7 Juli – Qom: Salat jenazah dan iring-iringan di kota suci Syiah tersebut.

· 8 Juli – Najaf & Karbala (Irak): Jenazah dibawa melintasi perbatasan untuk prosesi di dua kota ziarah terpenting Syiah.

· 9 Juli – Mashhad: Pemakaman resmi di kompleks makam Imam Reza, tempat peristirahatan terakhir sang pemimpin.

Pihak berwenang Iran memperkirakan jumlah pelayat yang hadir di seluruh rangkaian acara bisa mencapai 35 juta orang—angka yang setara dengan hampir 40% populasi Iran. Jika terealisasi, jumlah ini akan melampaui rekor pemakaman Imam Khomeini pada 1989 yang saat itu menarik 10,2 juta pelayat hanya di Tehran dan tercatat dalam Guinness World Records sebagai pemakaman terbesar sepanjang sejarah.

Kepala Keamanan Internal Iran, Jenderal Hossein Salami, menyatakan bahwa seluruh pos keamanan, rumah sakit lapangan, dan posko bantuan telah disiagakan di sepanjang jalur prosesi. Penerbangan domestik di sejumlah bandara juga dijadwalkan dibatasi untuk mengakomodasi pergerakan massa.

Sumber informasi ini dihimpun dari laporan IRNA dan Reuters melalui kanal Telegram Middle East Spectator, sebagaimana dirangkum oleh redaksi dengan kontribusi dari Oliver.

#Iran #Khamenei #Pemakaman #Tehran #Mashhad #SeranganUdara #RekorDunia #Syiah #TimurTengah

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama