JAKARTA, IndepthNTB – Kabar gembira datang bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Secara resmi, provinsi yang dikenal dengan julukan Bumi Gora ini ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Penetapan ini menandai babak baru bagi NTB untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai pusat penyelenggaraan event olahraga berskala nasional sekaligus mendongkrak berbagai sektor strategis di daerah.
Kepastian ini disambut antusias oleh Pemerintah Provinsi NTB. Keyakinan akan kesiapan NTB tidak terlepas dari pengalaman positif daerah ini dalam menggelar berbagai kegiatan berskala besar, baik event olahraga nasional maupun internasional. Modal penting tersebut dinilai menjadi fondasi kuat dalam mempersiapkan segala aspek penyelenggaraan PON, mulai dari kesiapan venue, akomodasi, hingga pelayanan delegasi.
Dengan dukungan infrastruktur yang telah dimiliki serta semangat kolaborasi lintas sektor, Provinsi NTB optimistis mampu menghadirkan perhelatan yang profesional, akuntabel, dan berkesan. Pemerintah daerah juga berkomitmen penuh untuk menjalankan arahan pemerintah pusat, yakni menyelenggarakan PON XXII 2028 secara efisien, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga nasional.
Namun, dampak PON kali ini tidak hanya berhenti pada tataran olahraga. Penunjukan NTB sebagai tuan rumah diharapkan menjadi katalisator dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Geliat pembangunan dan belanja publik selama persiapan hingga pelaksanaan diproyeksikan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Sektor pariwisata pun dipastikan menjadi salah satu sasaran utama penguatan. Event empat tahunan ini diharapkan mampu mendatangkan ribuan atlet, official, dan penonton dari seluruh penjuru Indonesia, sekaligus mempromosikan keindahan alam serta kearifan lokal NTB ke kancah nasional.
Tak ketinggalan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dipastikan akan merasakan efek domino yang signifikan. Kesempatan ini menjadi ajang emas untuk meningkatkan permintaan produk kuliner, kerajinan tangan, hingga suvenir khas NTB. Di sisi lain, besarnya animo terhadap PON diyakini akan menjadi daya tarik kuat untuk menarik investasi, baik di sektor perhotelan, infrastruktur, maupun jasa pendukung lainnya.
Lebih dari itu, momen ini merupakan peluang strategis untuk semakin memperkenalkan NTB secara luas sebagai daerah yang tidak hanya indah, tetapi juga kompeten dalam mengelola event besar berstandar nasional.
"Penerimaan SK ini menjadi awal dari kerja bersama untuk menghadirkan PON XXII Tahun 2028 yang sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis NTB mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan Indonesia," tutup Dr. Aka, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, dalam pernyataan resminya.
Dengan persiapan matang dan dukungan seluruh elemen masyarakat, NTB siap melangkah maju menuju 2028, menjadikan PON tidak hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga warisan pembangunan jangka panjang bagi daerah.
#mempercepatpertumbuhanekonomidaerah #memperkuatsektor pariwisata #menggerakkanUMKM #menarikinvestasi #semakin memperkenalkan NTB secara luas #PONXXINTB2028
