![]() |
| Foto : H. Haerul Warisin dan Head Area Mataram Bank Mandiri Ferdinad Agung Fandoyo, tandatangan MOU |
Lombok Timur, IndepthNTB – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Mataram untuk memperkuat layanan jasa keuangan perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kesepakatan bersama ini ditandatangani secara resmi oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Head Area Mataram Bank Mandiri Ferdinad Agung Fandoyo, Jumat (1/8/25) di Rupatama 1 Kantor Bupati.
Bupati Haerul dalam sambutannya menyoroti pentingnya kolaborasi ini tidak hanya bagi pemda, tetapi juga bagi seluruh masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan jumlah UMKM yang mencapai sekitar 79.000, Bupati mengakui bahwa BUMD setempat seperti PT. Selaparang Finansial memiliki keterbatasan modal sehingga belum mampu memberikan pembinaan dan layanan optimal.
“Melalui sinergi dengan Bank Mandiri, kami berharap pembinaan dan akses permodalan bagi UMKM dapat terus ditingkatkan. Teknologi dan jaringan yang dimiliki Bank Mandiri sebagai bank Himbara akan menjadi kekuatan besar untuk memajukan ekonomi kerakyatan di Lombok Timur,” tegas Bupati.
Selain UMKM, kerja sama ini juga difokuskan pada peningkatan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Ferdinad Agung Fandoyo dari Bank Mandiri menyambut positif kerja sama ini. Ia menyatakan bahwa kolaborasi tidak hanya terbatas pada digitalisasi transaksi keuangan, tetapi juga optimalisasi potensi daerah, termasuk sektor pariwisata.
“Kami memiliki kanal digital yang dapat digunakan untuk mempromosikan destinasi wisata dan produk unggulan Lombok Timur. Ini akan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Ferdinad.
Kesepakatan yang berlaku untuk lima tahun ke depan ini mencakup pemanfaatan teknologi perbankan dalam pengelolaan keuangan pemda, penyediaan fasilitas digital dan e-channel untuk memudahkan transaksi masyarakat, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia bagi kedua belah pihak.
Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, Lombok Timur berharap dapat mempercepat transformasi digital, memperluas inklusi keuangan, dan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.(INTB)
