![]() |
| Foto : Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin saat meluncurkan pembangunan jalan hotmix ruas jalan Santong Terara |
LOMBOK TIMUR, IndepthNTB– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur secara resmi meluncurkan pelaksanaan penganggaran tahun jamak untuk percepatan pembangunan jalan kabupaten dan ruas jalan poros desa. Peluncuran dilaksanakan di Kecamatan Terara, Kamis (30/1/25), dan dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan sinergi seluruh pihak yang mendukung program pembangunan daerah. Ia secara khusus berterima kasih kepada masyarakat Terara atas kepatuhan membayar pajak, yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.
"Pembangunan akses jalan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa ditawar. Jalan adalah kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta mendukung pelayanan pendidikan, kesehatan, dan sektor strategis lainnya. Apapun alasannya, pembangunan jalan tidak boleh tidak dilaksanakan," tegas Bupati.
Ia menambahkan, bagi desa-desa yang belum tersentuh program ini, Pemerintah Daerah akan terus berupaya mengakomodir selama anggaran memungkinkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur, Achmad Dewanto Hadi, dalam paparannya menjelaskan bahwa percepatan pembangunan akan dimulai dari ruas Terara–Santong. Ruas sepanjang 5,49 kilometer ini mendapatkan penanganan prioritas sepanjang 4 kilometer dengan skema long segment dan anggaran Rp14 miliar.
"Ruas Terara–Santong menjadi salah satu yang mendapat alokasi terbesar karena kondisi jalan yang membutuhkan penanganan serius. Peningkatan kualitas konstruksi juga kami lakukan, termasuk bahu jalan dengan fondasi hotmix untuk ketahanan jangka panjang," jelas Dewanto.
Program ini merupakan bagian dari penganggaran tahun jamak dengan total alokasi Rp250 miliar. Hingga saat ini, realisasi penyerapan anggaran telah mencapai Rp229 miliar. Sisa dana Rp21 miliar akan dialokasikan untuk rekomendasi dan prioritas ruas jalan yang belum tertangani.
Secara keseluruhan, program ini menargetkan 59 ruas jalan dengan total panjang 165 kilometer yang akan dikerjakan hingga tahun 2027, terdiri dari 49 ruas jalan kabupaten dan 11 ruas jalan lainnya. Seluruh perencanaan telah melalui proses konsultasi bersama DPRD Kabupaten Lombok Timur.
Untuk ruas-ruas lainnya, saat ini masih dalam tahap persiapan. Pemenang tender telah menandatangani kontrak dengan vendor pada 18 Desember lalu dan sedang melakukan konsolidasi personel serta peralatan. Pelaksanaan fisik di lapangan diperkirakan akan aktif mulai pertengahan Januari 2026.(INTB)
