LOMBOK TIMUR, IndepthNTB – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus menggencarkan upaya pengendalian inflasi, khususnya pada komoditas cabai dan sayuran. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengungkapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari pembangunan greenhouse hingga impor cabai dari luar daerah.
Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk pembangunan greenhouse. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil pertanian secara berkelanjutan.
"Greenhouse ini akan membantu petani menghasilkan cabai dan sayur dengan kualitas lebih baik, tidak tergantung musim, dan produktivitasnya lebih tinggi," jelas Bupati.
Selain itu, untuk menstabilkan harga saat lonjakan permintaan, Pemkab Lombok Timur sebelumnya sempat mendatangkan pasokan cabai dari Sulawesi. Bupati juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai dan sayur sebagai bentuk kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.
"Dengan menanam di pekarangan, kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi dan tekanan inflasi bisa kita kendalikan dari hulu," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah Bulog NTB Rizal menyatakan kesiapan Bulog mendukung program ketahanan pangan di Lombok Timur, termasuk melalui operasi pangan murah di tujuh desa berdaya. Sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan Bulog diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.(INTB)
