Budiman Sudjatmiko, Menggagalkan MBG, Sama Dengan Menggagalkan Misi Kenabian


Jakarta, IndepthNTB – Mantan aktivis 1998 yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menyatakan sikapnya terkait berbagai isu kebangsaan yang sedang hangat diperbincangkan. Budiman yang dulu dikenal sebagai aktivis garis keras yang melawan rezim Orde Baru dan sempat mendekam di penjara dengan vonis 13 tahun itu menegaskan bahwa jika dirinya masih menjadi mahasiswa saat ini, ia akan mendukung program Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa (Kopdes) karena dinilainya sebagai upaya melawan kemiskinan.

"Kalau saya masih mahasiswa sekarang akan mendukung sekolah rakyat dan kopdes karena itu melawan kemiskinan," ujar Budiman dikutip dari Yotube Gaspool kompas.

Mantan aktivis PRD (Partai Rakyat Demokratik) yang juga pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 ini juga angkat bicara soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan. Budiman menyebut bahwa menggagalkan MBG sama dengan melawan misi kenabian. Ia lalu mengaitkannya dengan nilai-nilai universal yang diajarkan para nabi.

"Program MBG adalah program paling mulia yang pernah ada di Republik Indonesia. Seperti Nabi Muhammad membebaskan budak, Yesus membagikan roti," kata Budiman.

Budiman juga menyoroti berbagai kritik yang dialamatkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait program-program kerakyatan. Menurutnya, seperti itulah Prabowo sekarang, tetapi banyak fitnah yang beredar. Ia pun memperingatkan agar pihak-pihak yang ingin menggagalkan program-program pemerintah tidak berada di sisi sejarah yang salah.

"Kalau ingin program gagal supaya Prabowo tidak terpilih lagi, Anda sedang di sisi sejarah yang salah," tegasnya.

Terkait insiden ricuh dalam diskusi publik di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 15 Juni 2026 lalu, di mana dirinya dicap sebagai pengkhianat reformasi oleh mahasiswa, Budiman menyatakan rasa malunya. Ia menilai kejadian tersebut melanggar prinsip-prinsip demokrasi. Dalam diskusi yang berlangsung di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM itu, Budiman diteriaki oleh massa mahasiswa yang mengambil alih jalannya forum. "Saya malu dengan kejadian di UGM, itu melanggar prinsip demokrasi," ungkapnya.

Meski mengakui bahwa program MBG masih memiliki kendala di sisi suplai, Budiman meminta publik untuk memberi waktu kepada Prabowo membuktikan komitmennya.

"Masalahnya di sisi suplai belum jalan. Kasih waktu lah ke Pak Prabowo membuktikan," pungkasnya.

Budiman Sudjatmiko yang kini menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo dan sebelumnya sempat dipecat dari PDIP karena mendukung Prabowo di Pilpres 2024, dikenal sebagai sosok kontroversial yang pernah berseberangan dengan Prabowo saat menjabat sebagai Danjen Kopassus pada era 1998. Kini ia justru menjadi salah satu pembantu sang mantan Danjen Kopassus di kabinet.

#BudimanSudjatmiko #Aktivis1998 #MBG #SekolahRakyat #Kopdes #Prabowo #UGM #Reformasi #BP Taskin

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama