LOMBOK TIMUR, IndepthNTB – Di tengah perjalanan dari Lenek Lauk menuju Labuhan Haji, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin tiba-tiba meminta kendaraannya berhenti. Ia turun setelah melihat kondisi jalan berlubang cukup besar di tengah dan salah satu tepi ruas jalan, bahkan terlihat bambu diletakkan sebagai penanda di lubang tersebut.
Tanpa menunda, Bupati langsung menghubungi Kepala Dinas PUPR melalui sambungan telepon dan memerintahkan pengecekan serta penanganan segera untuk jalan yang berada di Lenek Baru (Kecamatan Lenek) menuju Korleko.
"Pak Kadis, cepat tanggap dan cepat penanganannya," tegasnya.
Bupati yang dikenal konsen terhadap infrastruktur ini kembali menegaskan bahwa jalan bukan hanya urusan transportasi, tetapi kunci utama percepatan ekonomi, pelayanan pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan sektor strategis lainnya.
Saat ini, Pemda Lombok Timur tengah menggenjot kualitas jalan melalui program percepatan pembangunan tahun jamak. Sejak akhir 2025, total 59 ruas jalan dengan panjang 165 kilometer ditargetkan selesai hingga 2027, terdiri dari 49 ruas jalan kabupaten dan 11 ruas lainnya.
#LombokTimur #Infrastruktur #JalanMulus #BupatiHaerulWarisin #PUPR #CepatTanggap #PembangunanDaerah #EkonomiMasyarakat #Selong #Korleko #LenekBaru
