Lombok Timur, IndepthNTB – Setelah berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pemerintah Daerah Lombok Timur sebelumnya berupaya mengajukan seribu PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu. Pemda pun telah menyiapkan anggaran untuk penggajiannya. Akan tetapi, seiring perubahan kebijakan pemerintah pusat, seluruh PPPK paruh waktu Lombok Timur akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu mulai 2027 mendatang.
Informasi tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, di hadapan masyarakat Timbanuh yang menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami' Baiturrahmah Timbanuh, Kecamatan Pringgasela, Selasa (8/9).
Bupati menjelaskan bahwa penggajian PPPK penuh waktu nantinya akan disiapkan melalui dana APBN. Karena itu, dana yang sedianya dialokasikan untuk seribu PPPK atau lebih dari Rp40 miliar akan dialihkan untuk perbaikan jalan.
"Karena Lombok Timur tidak jadi mengangkat seribu orang ini, maka uang yang sudah dialokasikan sebelumnya akan kita pakai lagi untuk bangun jalan sekarang. Tapi belum jalan yang Timbanuh," jelasnya.
"Tahun depan," janjinya kemudian.
Pada tahun ini, perbaikan jalan diprioritaskan untuk daerah-daerah yang jalannya telah lama rusak parah. Bupati Haerul kembali menekankan pentingnya jalan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Alasan itulah yang membuat Pemda, pada tahun 2027 mendatang, masih akan memprioritaskan pembangunan dan perbaikan ruas jalan, di samping infrastruktur lainnya. (INTB)
