![]() |
| Foto : Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin secara simbolis menyerahkan SK kepada salah satu PPPK |
LOMBOK TIMUR, IndepthNTB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) memberikan kepastian dan angin segar bagi ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, membuka keran jenjang karir kepada PPPK. Hal itu diungkapkan Bupati saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan PPPK dalam sebuah acara di Pendopo Bupati, Kamis (8/1/26).
Acara penyerahan SK ini dirangkaikan dengan pelantikan dua pejabat eselon II, yakni M. Nurul Wathoni sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta H. Lalu Aries Fahrozi sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lotim.
Di hadapan ratusan PPPK yang hadir, Bupati Warisin tidak hanya menyampaikan kepastian perpanjangan kontrak, tetapi juga membawa kabar gembira tentang perluasan jenjang karier bagi tenaga honorer ini. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan yang setara.
“Sekarang PPPK sudah bisa jadi Kepala Sekolah. Bahkan, kami sedang mengusulkan agar PPPK juga bisa menduduki jabatan Kepala Puskesmas. Suratnya sedang berjalan,” ungkap Bupati Warisin, yang disambut antusias oleh para peserta.
Pernyataan ini menandai terobosan penting dalam kebijakan kepegawaian di Lotim, yang membuka jalan bagi tenaga profesional dari jalur PPPK untuk memimpin unit strategis di bidang pendidikan dan kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati juga menekankan pentingnya kinerja dan integritas. Beliau mengingatkan bahwa meski berstatus perjanjian kerja, posisi PPPK setara dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya dalam hal tanggung jawab pelayanan publik.
“Bekerjalah dengan baik sesuai bidang masing-masing. Jangan sampai melakukan pelanggaran,” pintanya.
Secara khusus, Bupati meminta para PPPK di sektor pendidikan dan kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kepada tenaga kesehatan, beliau berpesan agar selalu memberikan pelayanan terbaik dengan keramahan.
“Berikan senyum kepada masyarakat. Pelayanan yang baik dan ramah adalah kunci kesembuhan pasien,” tambah Bupati Warisin.
Sementara kepada tenaga pendidik, beliau meminta agar pelayanan kepada anak didik terus ditingkatkan. “Pelayanan di pendidikan dan kesehatan harus ditingkatkan. Jangan ada masyarakat yang mengeluh tentang pelayanan kita,” tegasnya.
Kebijakan perpanjangan massal dan pembukaan jalur karier ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan stabilitas bagi ratusan PPPK di Lombok Timur, sekaligus menjadi langkah strategis Pemkab Lotim dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pelayanan publik utama.(INTB)
