![]() |
| Foto : Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur saat menghadiri pasar rakyat |
LOMBOK TIMUR, IndepthNTB – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Pemda Lombok Timur dan Bulog menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM di Halaman Kantor Camat Pringgabaya, Rabu (11/2). Kegiatan yang diinisiasi Makmur Mendunia Center (MMC) ini dibuka langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, didampingi Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin.
Pasar rakyat dan bazar UMKM tersebut digelar sebagai bagian dari upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok masyarakat yang mulai merangkak naik menjelang Ramadhan. Selain menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi produk unggulan UMKM lokal.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah senantiasa mendukung perkembangan UMKM. Pada tahun 2025, Pemda Lombok Timur mengalokasikan dana pembinaan sebesar Rp20 miliar untuk tak kurang dari 23 ribu UMKM di wilayahnya.
“Kami juga terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang bekerja sama dengan petani dan berbagai pihak terkait,” ujar Bupati.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur serta Pemerintah Provinsi NTB yang telah memilih Lombok Timur sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat di daerah.
Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan pasar rakyat dan bazar UMKM tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk intervensi pemerintah di tengah tren kenaikan harga kebutuhan pokok akibat meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan.
“Pasar rakyat ini adalah upaya kita untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Semoga dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat luas,” kata Gubernur Iqbal.
Orang nomor satu di NTB itu juga memastikan bahwa stok bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat NTB dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia mengimbau masyarakat tidak perlu panik atau melakukan pembelian secara berlebihan.
“Tidak usah khawatir. Stok bahan-bahan pokok yang ada di NTB terpenuhi dan tersedia,” tegasnya mengingatkan.
Lebih lanjut, Gubernur Iqbal mengungkapkan bahwa Pemprov NTB telah menyiapkan hampir 300 paket bantuan untuk 300 desa dalam rangka pengembangan ketahanan pangan, termasuk bagi desa-desa di Kecamatan Pringgabaya. Program tersebut direncanakan akan berlanjut hingga tahun 2029.
Usai peresmian, Gubernur dan Bupati menyempatkan diri berkeliling melihat langsung produk-produk yang dipamerkan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat dan para pelaku UMKM. Suasana pasar rakyat tampak ramai sejak pagi, dengan antusiasme warga yang memanfaatkan harga khusus bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula pasir.
Rencananya, kegiatan serupa akan kembali digelar pada Sabtu, 14 Februari mendatang, bertempat di Kecamatan Labuhan Haji. Pemerintah berharap rangkaian pasar rakyat ini dapat terus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga stabil menjelang bulan penuh berkah.(INTB)
