Media Internasional, The Economist Sebut Prabowo Sedang Merusak Ekonomi dan Demokrasi


JAKARTA, IndepthNTB – Majalah The Economist kembali melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dalam analisis terbarunya, media asal Inggris itu menuding Prabowo sedang merusak perekonomian sekaligus pilar-pilar demokrasi di Indonesia, mirip dengan situasi yang memicu krisis 1998.

The Economist mengingatkan bahwa Prabowo pernah menyaksikan langsung bagaimana keruntuhan ekonomi memicu protes massa dan menjatuhkan mertuanya, Soeharto, seorang diktator yang korup. Setelah peristiwa itu, Prabowo terbuang dari panggung politik selama seperempat abad sebelum akhirnya memenangkan kursi presiden pada 2024.

"Jadi Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya. Anda salah," tulis The Economist, menyoroti kebijakan ekonomi yang dinilai berisiko.

Publikasi itu tidak merinci secara spesifik kebijakan mana yang dikritik, tetapi secara umum menyebutkan bahwa Prabowo dinilai mengabaikan pelajaran berharga dari krisis moneter Asia 1998, yang salah satu pemicunya adalah lemahnya tata kelola fiskal dan ekonomi.

Sebelumnya, sejumlah ekonom dalam negeri juga menyuarakan kekhawatiran serupa terkait arah kebijakan fiskal dan investasi di era pemerintahan Prabowo, meski ada pula yang menilai kritik tersebut terlalu dini.(INTB)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama