Lombok Timur, IndepthNTB – Lombok Timur memiliki tak kurang dari 1.435 masjid. Tidak salah jika Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyebut masyarakat Lombok Timur sebagai masyarakat religius. Aspek religius ini juga menjadi salah satu fokus pemerintah dalam RPJMD 2025–2029.
Dengan banyaknya jumlah masjid tersebut, Bupati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, mengingatkan pentingnya memperhatikan orang-orang yang ada di masjid, menghidupkan masjid, juga membersihkan, merawat, hingga mengingatkan masyarakat waktu shalat, yaitu marbot masjid.
Menurut Bupati, keberadaan marbot sangat penting. Karena itulah Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur memberikan perhatian lebih, terlebih mengingat para marbot ini kelak tidak mendapatkan pensiun seperti halnya jenis pekerjaan lain.
Alasan itu pula yang mendorong Pemda mendaftarkan tak kurang dari 4.000 marbot bersama guru ngaji sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, nantinya para marbot atau keluarganya akan mendapatkan manfaat dari program jaminan sosial tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja informal dan tokoh keagamaan yang telah banyak berjasa melayani umat. (INTB)
